
Festival adalah salah satu elemen menarik dalam perjalanan wisata Anda. Pengalaman menghadiri festival lokal yang tak terlupakan wajib masuk dalam itenerari Anda. Festival lokal tidak berlangsung setiap saat, biasanya ada bulan atau tanggal tertentu untuk festival ini diadakan.
Festival Lokal yang Memberikan Pengalaman Tak Terlupakan
Festival budaya lokal mampu memberikan pengalaman autentik yang tidak bisa didapatkan di semua tempat. Melalui festival, Anda bisa memahami nilai-nilai budaya dan berinteraksi dengan warga lokal. Beberapa festival terutama yang bukan untuk keagamaan sering kali meriah sehingga bisa meningkatkan mood Anda.
Melalui pengalaman yang unik, Anda tidak akan mudah melupakan momen-momen saat Anda menghadiri festival lokal. Tiap negara punya festival unik yang bukan hanya untuk kepentingan lokal tapi juga mengundang para pendatang. Saat mengunjungi festival, Anda bisa merasakan atmosfer berbeda sehingga Anda bisa mendapatkan hal baru setiap festival.
Sebagai traveler, saya telah merasakan cukup banyak festival di negara-negara yang berbeda. Berikut pengalaman menghadiri festival lokal yang tak terlupakan untuk menjadi inspirasi Anda dalam merencanakan perjalanan wisata:
Festival Air “Songkran” Terbesar Ada di Thailand

Bukan pameran teknologi atau inovasi air melainkan basah-basahan yang terkesan sederhana tapi justru sangat menarik. Mulai dari 13 hingga 15 April, di Thailand ada festival basah-basahan ini terutama di kota-kota besar. Nama festival air yang terkenal di Chiang Mai, Bangkok, dan kota lainnya ini adalah Songkran.
Lebih dari sekadar basah-basahan, Songkran mampu menjaga nilai-nilai filosofi budaya Thailand yang melambangkan penyucian. Melalui budaya Songkran ini, warga lokal bisa mengawali kembali kehidupan mereka dengan diri yang suci. Sekarang, Songkran sudah semakin populer hingga bergeser menjadi festival internasional.
Tiap tahunnya, banyak wisatawan yang turut meramaikan festival Songkran ini. Perang air yang dilakukan bersamaan di banyak daerah seketika membuat Thailand begitu ramai. Pengalaman ini begitu seru apa lagi banyak orang yang ikutan termasuk pendatang dari berbagai negara.
Jelajahi Beragam Menu Lezat di Festival Kuliner Singapura
Setiap Juli, di negara yang mini tapi maju ini diadakan festival kuliner skala besar. Kalau Anda ingin pengalaman menghadiri festival lokal yang tak terlupakan dan mengenyangkan, inilah yang harus dituju. Sudah berlangsung dari 1994, festival ini dipertahankan dengan baik apa lagi pada dasarnya didukung oleh pemerintah.
Festival kuliner ini dengan baik mempertahankan tradisi makanan dan minuman khas Singapura. Tapi juga terdapat pendekatan kuliner modern yang sesuai dengan selera banyak orang saat ini. Anda bisa menemukan sekitar 200 stall/gerai kuliner saat festival ini berlangsung.
Lihat juga : Pengalaman Solo Traveling Pertama Kali Ke Luar Negeri, Seru!
Festival Lempar Tomat yang Unik di Spanyol, “La Tomatina”
Di Spanyol, lebih tepatnya Bunol (salah satu kota di Valencia), terdapat festival yang sangat unik yaitu lempar-lemparan tomat. Meski terkesan konyol, tapi lempar-lempar tomat ini sangat menghibur dan bisa menjadi pengalaman menghadiri festival lokal yang tak terlupakan.
Festival ini diadakan setiap minggu Agustus terakhir di hari Rabu yang masih diberlangsungkan meski menimbulkan kontroversi tertentu. Saat mengikuti La Tomatina, sudah pasti akan berantakan setelahnya. Gunakan kacamata renang karena jika percikan tomat masuk mata, cukup pedih dan tidak nyaman.
“Infiorata”, Festival Bunga Estetik di Italia
Sudah rutin diberlangsungkan hingga berabad-abad, Infiorata masih relevan hingga sekarang. Saat festival ini berlangsung, jalanan dilapisi oleh karpet bunga cantik. Tapi bukan bunga artifisial yang digunakan melainkan bunga asli yang masih segar-segar. Itulah yang menjadikan festival Infiorata ini begitu unik dan menarik.
Festival ini sekaligus menjadi momen perayaan keagamaan yang mungkin belum pernah Anda alami sebelumnya.
Festival Tertua di Jepang “Gion Matsuri”
Jika Anda memiliki rencana pergi ke Jepang, lebih baik datang pada saat momen Gion Matsuri yaitu di bulan Juli. Festival ini diadakan untuk melestarikan kerajinan tradisional, budaya, dan spiritual Jepang. Gion Matsuri terkenal dengan Yamaboko Junko yaitu parade dengan kereta-kereta hias yang setidaknya dilakukan 2x dan kereta tradisional ini menjadi ikon festival.
Uniknya setiap kereta tersebut dibuat homemade dan tidak memakai paku atau semacamnya. Terdapat seni kompleks mulai dari kayu yang diukir, kain sutra cantik, dan hingga tali-talinya juga. Kyoto menjadi tempat utama diberlangsungkannya festival ini dan saat malam hari menjadi begitu meriah sekaligus hangat.
Saat momen malam Gion Matsuri, banyak orang-orang yang mengenakan yukata. Khas lainnya adalah banyaknya lampion yang digantung sehingga bisa menyempurnakan setiap hasil foto Anda. Peserta festival bisa menikmati berbagai jajanan khas jepang seperti yakitori, takoyaki, es serut, dan banyak lagi.
Frequently Asked Questions
Apa manfaat festival untuk warga?
Warga bisa menikmati festival seperti hiburan lainnya dan mendapatkan edukasi seputar nilai budaya berharga di lokasi tersebut. Baik itu warga maupun pendatang bisa bersama-sama berpartisipasi dan saling menghargai perbedaan.
Mengapa festival penting untuk budaya lokal?
Festival menjadi salah satu cara agar kekayaan budaya tetap dipertahankan ke generasi yang selanjutnya. Jika festival terus diadakan, maka nilai-nilai budaya lokal tidak akan hilang.
Mengapa penting merayakan festival bersama-sama?
Festival bisa memberikan manfaat dari segi sosial di mana momen ini menjadi waktunya orang-orang berkumpul bersama dari berbagai latar belakang. Satu sama lain bisa berperan menjaga warisan budaya, saling bercerita, dan memahami sisi lain dalam hidup mereka.
Apa yang diharapkan dari penyelenggaraan festival?
Pengalaman menghadiri festival lokal yang tak terlupakan bisa meningkatkan edukasi, mempertahankan budaya, kegiatan spiritual, dan hiburan unik. Melalui festival, diharapkan satu sama lain bisa bersatu dalam penghormatan, inklusivitas, dan kebersamaan.